1 Komentar

Penderita Bullose Dermatitis (Disease) berangsur Membaik Setelah Konsumsi GLutera

Setelah pada postingan terdahulu menceritakan bagaimana “Kisah Nyata Seorang Ibu Rumah Tangga Sembuh Dari Kanker Serviks” dengan Konsumsi Glutera, kali ini kisah nyata seorang nenek berusia 87 Tahun yang menderita Bullose Dermatitis yang juga seorang pasien dr. Uval Aulia sekaligus member Glutera Network Indonesia berangsung membaik kondisinya setelah menggunakan Glutera.

Berikut kronologi dan penjelasan oleh dr. Uval Aulia langsung: Apa itu Bullose Dermatitis??

Bullose Dermatitis atau biasa sering disebut bullose disease adalah penyakit kulit karena sel-sel dalam tubuh tidak bisa bermetabolisme sempurna. Akhirnya memakan sel-sel lain dan termasuk sel plasma sendiri. Sehingga antibodi juga suspect kemakan. Immune system pasti terganggu dan menurun.

Bentukan seperti kenalpot banyak (bentuk bula) yg didalamnya berisi cairan plasma tubuh. Ini bukan virus ataupun infeksi. Jadi tidak menular, bisa terinfeksi kalo luka tidak dirawat, dan terkontaminasi bakteri.Pemberian tabur Glutera tidak terjadi infeksi di pasien, karena sering dibersihkan.
Kontaminasi bakteri pasti akan terjadi, tetapi jika kita sering membersihkan. Akan meminimalis faktor agent (bakteri) terhadap pasien.

Saran saya, Glutera jangan ditaburkan sebelum minum minim 3 sachet karena proses pembentukan antibodi, bisa dibantu oleh Glutera.

Setelah saya baca keterangan Gluthathione di jurnal medis, saya melihat penyembuhan Glutathione sangat dibutuhkan untuk wanita usia lanjut, dan bisa maksimal dilakukan dengan dosis terapi yg tidak tinggi melainkan stabil. Makanya, ketika usia 87 th. Meskipun parah, karena perawatan dokter (ada obat dokter). Saya tidak memberi 1 sachet setiap hari. Agar tidak terjadi netralisir obat berlebihan, mskipun sudah diberikan 2 jam stelah minum.

Aplikasi bubuk tabur selalu diberikan sehari sekali, selama ini. Tipis-tipis aja, terutama luka yg tidak terlalu parah dulu. Kita tes, salah satu luka saya cobakan dulu, bagaimana reaksi pasien.

Ada alergi tidak dengan pemberian luar, memang setelah diberikan ke luka, pasien merasakan agak perih, dikit gatel, sensasi warna merah lebih merah di 1 jam awal. Setelahnya mengering ( tapi itu waktu pertama pemberian yg saya coba).

Hari kedua saya coba lagi di tempat yang sama. Sensasi perih menurun, dan tidak terjadi warna merah berlebih lagi. selanjutnya baru saya taburkan ke semua bagian luka. Karena tes, menunjukan pasien tidak sensitif. Warna merah itu wajar jika pertama nanti tdk memerah ragi, karena tubuh sudah mulai mengenal dan beradaptasi. Tapi ga wajar jika hari kedua luka semakin memerah, atau semakin melebar, dan gatel bukan di area situ. Melainkan gatal meluas.

Caranya :
Bersihkan sekitar luka (kulit yg tidak luka) dengan alkohol untuk asepsis (steril bakteri), perlakukan usapkan dengan kapas.

Siram luka dengan larutan NaCl (diapotik biasanya bentuk infus) NaCl ada larutan yg kadarnya disesuaikan dengan pH tubuh kita, dibandingkan dg air putih, lebih steril dan lebih netral dg pH yg sama. Itu biasanya digunakan utk pembersihan luka yg parah (kompres) di dunia medis).
Jika sudah1/4 mengering NaCl itu, barulah ditaburkan dengan Glutera, merata. Pada bagian luka, bukan bagian yang melepuh.
Aplikasi dilakukan pagi setelah mandi, dan dibersihkan nanti mandi sore. Jangan malam, karena kita belum tentu bisa mengontrol luka.

# Catatan :
Jangan dilakukan sebelum di tes dulu ke satu luka yg kecil.
Harus di sterilkan area dg alkohol agar tdk terkontaminasi bakteri berlebih. Dan jangan diberikan alkohol pada luka! Diluar area saja.
Tidak dibolehkan perlakuan tabur diberikan awal pemakaian glutera. Amannya minum dulu.
Sering-sering dibersihkan dengan alkohol + kompres NaCl pada luka.

Baca Selengkapnya .͡▹ http://twitter.com/GLuteraGresik😀 (sumber : glutera network)

One comment on “Penderita Bullose Dermatitis (Disease) berangsur Membaik Setelah Konsumsi GLutera

  1. Khasiat GLutera JoSS tenaann..😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: